file:///C:/Users/newse/Downloads/Media_Pembelajaran_Interaktif_EFI_Kelas_XII_SMKN1_Karawang.html
PONO75 (OTOMOTIF)
Blog ini berisi materi pelajaran Teknik Otomotif untuk tingkat SMK
Senin, 05 Oktober 2026
Rabu, 18 September 2024
BEREHAN KOMBEL TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMKN 1 KARAWANG
LEMBAR SESI BEREHAN
Dikumpulkan Di Akhir Modul
Sesi Berehan adalah sesi
terakhir dari satu paket modul, di mana Bapak/Ibu akan berbagi praktik
baik/mendiseminasikan pengalaman dalam mengimplementasikan salah satu topik/sub
modul/modul dan hasil pembelajarannya yang telah dilakukan di kelas
masing-masing kepada guru-guru lainnya di sekolah maupun di luar sekolahnya.
Praktik diseminasi/berbagi praktik baik ini dapat dilakukan di komunitas
belajar sekolah masing-masing atau antar sekolah yang dilakukan secara
daring/luring.
Langkah-langkah kegiatan:
|
TAHAP PERSIAPAN |
1. Buatlah perencanaan kegiatan
bersama rekan sejawat di dalam Komunitas Belajar sekolah Bapak/Ibu atau
komunitas belajar di luar sekolah. 2. Minimal 5 (lima) jumlah guru
yang akan mengikuti kegiatan diseminasi 3. Rencanakan tanggal
pelaksanaan diseminasi kegiatan tersebut bersama pengurus Kombel. |
|
TAHAP
PELAKSANAAN |
1. Lakukan presentasi berbagi
praktik baik bersama kombel dari materi yang telah dipelajari. 2. Targetkan RTL kepada seluruh
Bapak/Ibu Guru untuk bersama-sama membuat Aksi Nyata secara kolaboratif 3. Mendokumentasikan kegiatan
berbagi praktik baik |
|
TAHAP EVALUASI
DAN LAPORAN |
1. Laporkan hasil RTL Aksi Nyata
bersama kepada Dinas Pendidikan melalui Pendamping Praktik yang ditugaskan
kepada sekolah Bapak/Ibu. 2. Posting Dokumen RTL dan
dokumentasi kegiatan di Website sekolah dan blog pribadi Bapak/Ibu. |
Tautkan link dokumen RTL dan
dokumentasi kegiatan pada kotak berikut !
|
https://drive.google.com/drive/folders/1kaWI0fkeMwiW1qyR3bnA7KYs_BMoFgOM?usp=sharing |
LEMBAR SESI BEREHAN
Dikumpulkan Di Akhir Modul
Tahap Persiapan:
- Perencanaan Kegiatan:
- Komunitas Belajar merancang
kegiatan diseminasi yang akan dilaksanakan selasa 10
september 2024 pukul 15.00
- Diskusikan topik/sub-modul/modul implementasi Modul Segitiga
Restitusi yang sudah diterapkan di kelas.
- kegiatan daring dan siapa yang akan menjadi fasilitator
wakasek Manajemen mutu
Rapat Persiapan
- Peserta Minimal 5 Guru:
- 5 guru yang berpartisipasi. Guru kejuruan teknik kendaraan
ringan.
- komunitas belajar internal di sekolah.
- Penentuan Tanggal:
- tanggal pelaksanaan diseminasi bersama pengurus Kombel 17
september 2024 pukul 15,00.
- Pastikan tanggal yang dipilih memungkinkan semua peserta hadir
dan persiapan yang cukup.
Tahap Pelaksanaan:
- Presentasi Praktik Baik:
- Lakukan presentasi yang sistematis. topiknya tentang segitiga Restitusi,
- contoh nyata dari kelas dan apa yang berhasil serta
tantangannya.
- Rencana Tindak Lanjut (RTL):
- Ajak seluruh peserta untuk merancang Aksi Nyata
bersama. Misalnya, bagaimana modul yang dipelajari bisa diterapkan di
mata pelajaran atau kelas yang mereka ajar.
- Aksi ini bisa berupa proyek kolaboratif antar guru atau
integrasi modul dalam pembelajaran.
- Dokumentasi:
- Pastikan semua kegiatan terdokumentasi dengan baik, termasuk
foto, video, dan notulen.
https://drive.google.com/drive/folders/1kaWI0fkeMwiW1qyR3bnA7KYs_BMoFgOM?usp=sharing
- Dokumentasi ini akan digunakan untuk laporan dan posting di
situs/blog.
Tahap Evaluasi dan Laporan:
- Pelaporan Hasil RTL:
- Setelah aksi nyata dilaksanakan, laporkan hasilnya kepada Dinas
Pendidikan melalui Pendamping Praktik yang bertugas.
- Sertakan capaian dan kendala yang ditemui dalam pelaksanaan
aksi nyata.
- Publikasi Dokumen dan Dokumentasi:
- Posting dokumen RTL dan dokumentasi kegiatan di Website
sekolah dan blog pribadi sebagai bentuk diseminasi ke publik.
- Ini juga bisa dijadikan bahan referensi bagi guru-guru lain di
luar komunitas belajar.
DOKUMEN RTL KOMBEL TEKNIK KENDARAAN
RINGAN
1. Judul Kegiatan:
Diseminasi
Praktik Baik: Penerapan segitiga restetusi dalam Pembelajaran enggine kendaraan
ringan
2. Tanggal Pelaksanaan:
Tanggal:
17 september 2024
3. Peserta Kegiatan:
Jumlah Peserta: 5 Guru
Nama Peserta:
·
Sigit nuratmadi
·
Arif Wahyu
·
Geri Sugiat
·
Aditiarahmat wijaya
·
Andri wibowo
·
Pono Siswanto
·
Sunandar
·
Syarif Hidayat
4. Latar Belakang Kegiatan:
Kegiatan
ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya berbagi praktik baik yang telah
diterapkan di kelas Teknik Kendaraan Ringan kelas XII TKR 1. Fokus diseminasi
adalah implementasi Modul Segitiga restetusi yang telah diaplikasikan
pada siswa kelas XII dalam mata pelajaran Engine Kendaraan Ringan.
5. Tujuan Kegiatan:
- Meningkatkan pemahaman guru tentang pendekatan Segitiga
Restetusi.
- Memperkuat kolaborasi antar guru dalam mengelola pembelajaran
berbasis aset.
- Menghasilkan rencana tindak lanjut berupa aksi nyata
kolaboratif.
6. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan:
- Pembukaan:
- Pembukaan oleh Ketua Kombel Teknik Kendaraan Ringan Sigit
Nuratmadi
- Pengenalan Segitiga restetusi dan tujuan kegiatan.
- Presentasi Praktik Baik:
- Presentasi oleh Pono Siswanto tentang penerapan Modul Segitiga
restetusi di kelas XII TKR
- Diskusi mengenai keberhasilan dan tantangan yang dihadapi.
- Diskusi dan Rencana Tindak Lanjut (RTL):
- Diskusi kelompok untuk merancang aksi nyata berdasarkan
praktik baik yang dipresentasikan.
- Hasil diskusi: Semua guru akan menerapkan Segitiga restetusi
untuk peningkatan keterampilan praktis siswa dalam modul perbaikan mesin.
- Penutupan:
- Penutupan oleh fasilitator dengan pembagian tugas untuk aksi
nyata.
7. Rencana Tindak Lanjut (RTL):
- Tujuan RTL: Menerapkan Segitiga
restetusi sebagai metode pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan
praktis siswa.
- Langkah-langkah RTL:
- Setiap guru akan memilih 2 siswa yang akan
didampingi secara intensif menggunakan pendekatan Segitiga restetusi.
- Pengamatan dilakukan selama 4 minggu.
- Hasil Segitiga restetusi akan dievaluasi
melalui keterampilan yang meningkat pada perbaikan mesin ringan.
- Tanggal Pelaksanaan RTL: 24
September sampai dengan 24 Oktobr 2024
8. Penanggung Jawab Kegiatan:
- Ketua Kombel: Sigit Nuratmadi
- Pendamping Praktik: Nur Hasanan
9. Evaluasi Kegiatan:
- Keberhasilan: Guru-guru merasa lebih siap menerapkan pendekatan
Segitiga restetusi
- Tantangan: Beberapa guru memerlukan waktu untuk beradaptasi
dengan metode ini.
10. Dokumentasi Kegiatan:
(Sertakan foto, video, atau tangkapan layar kegiatan,
jika dilakukan secara daring)
Dokumentasi Kegiatan Kombel Teknik Kendaraan Ringan
1. Foto Kegiatan:
- Gambar presentasi praktik baik.
- Gambar diskusi kelompok antar guru.
2. Video Kegiatan:
- Rekaman singkat saat presentasi berlangsung (opsional).
- Dokumentasi aksi nyata di kelas setelah penerapan Segitiga
restetusi.
3. Bukti Partisipasi Guru:
- Daftar hadir kegiatan.
4. Catatan Diskusi:
- Hasil diskusi setiap kelompok guru dalam merancang RTL.
Sabtu, 27 Agustus 2022
HEV, PHEV, BEV, dan FCEV
Banyak sekali ragam mobil listrik dimana mobil tersebut sangat membantu dalam menurunkan angka emisi gas yang berbahaya bagi alam. perbedaan tersebut baik dari cara kerjanaya, komponennya, energi yang menggeraknnya dan komponen penunjang lainnya.
Hybrid Electric Vehicle (HEV)
Dijelaskan bahwa mobil HEV memiliki komponen listrik yang terdiri dari transaxle with motor, Power Control Unit (PCU) inverter, dan battery. Akan tetapi mobil ini juga dilengkapi mesin pembakaran internal.
Mobil HEV menawarkan kepraktisan karena pemilik tidak perlu melakukan pengisian daya melalui external charger. Contoh produknya yang bisa ditemui adalah Corolla Cross dan Prius.
Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
Mobil PHEV memiliki komponen listrik yang sama dengan HEV, meliputi transaxle with motor, PCU inverter, dan battery. Mobil semacam ini juga masih dilengkapi dengan mesin pembakaran internal.
Tapi selain itu, mobil PHEV juga mendukung pengisian daya listrik dari external charger. Contoh produk yang dimiliki Toyota, antara lain Prius Prime dan RAV4.
Battery Electric Vehicle (BEV)
Mobil BEV juga kerap disebut sebagai full electric karena sumber tenaganya hanya mengandalkan baterai alias tidak memiliki mesin pembakaran internal. Adapun komponen listrik yang dimilikinya, meliputi motor, PCU inverter, dan battery.
Karena tidak memiliki mesin pembakaran internal maka pengisian daya dilakukan lewat external charger. Contoh produknya antara lain C+Pod dan UX 300e dari Lexus.
Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)
Mobil FCEV memiliki komponen listrik yang terdiri dari motor, PCU inverter, dan battery. Mobil ini tidak memiliki mesin pembakaran internal dan tidak membutuhkan pengecasan melalui external charger karena sumber tenaganya berupa hydrogen.
Oleh karena itu mobil FCEV juga dilengkapi dengan fuel cell dan hydrogen tank. Jenis mobil elektrifikasi semacam ini masih tergolong langka. Adapun contohnya produk yang dimiliki Toyota adalah Mirai.
Rabu, 03 Oktober 2018
Jual PENJEPIT MICROMETER atau STAND MICROMETER - Technopark Neskar | Tokopedia
Jumat, 16 Maret 2018
DDO 5




- Tegangan pengisian rendah yaitu 12 V, sehingga rancangan trafo yang digunakan lebih sederhana.
- Tetap aman meskipun kapasitas baterai tidak sama.
- Tidak mampu menentukan dengan pasti berapa besar arus yang mengalir ke tiap baterai, sehingga sulit menentukan waktu pengisian yang tepat
- Arus listrik yang dialirkan merupakan arus total pengisian, sehingga arusnya yang mengalir cukup besar sehingga kabel maupun klem buaya untuk pengisian harus berukuran besar.
- Mampu menentukan dengan pasti berapa besar arus yang mengalir ke tiap baterai, sehingga dapat menentukan waktu pengisian dengan tepat.
- Arus listrik yang dialirkan besarnya sama untuk semua baterai, sehingga mudah ditentukan waktu pengisiannya.
- Besar arus pengisian normal berdasarkan kapasitas baterai yang paling kecil, sehingga arus pengisian kecil dan kabel maupun klem buaya yang digunakan untuk pengisian dapat dengan ukuran lebih kecil.
- Tegangan pengisian merupakan total tegangan baterai yang diisi, misal 4 baterai 12V, berarti tegangan pengisian sebesar 48 V.
- Tidak tepat digunakan untuk baterai yang kapasitasnya bervariasi, sebab harus mengikuti arus pengisian baterai yang kapasitas kecil, sehingga untuk baterai yang kapasitasnya besar waktu pengisian terlalu lama, dan bila mengikuti baterai kapasitas besar maka pada baterai yang kapasitasnya kecil akan mengalami over charging sehingga baterai cepat rusak. Dengan demikian metode ini kurang tepat untuk baterai dengan kapasitas yang jauh berbeda.
- Kelebihan pengisian secara parallel adalah ?
- Kelemahan pengisian secara parallel adalah ?
- Kelebihan pengisian secara seri adalah ?
- Kelemahan ?